Tas spunbond Untuk Mengurangi Plastik

Pengurangan penggunaaan kantong plastik di pusat perbelanjaan yang sudah digaungkan sejak beberapa tahun yang lampau sampai dengan gerakan anti penggunaan kantong plastik atau yang lebih dikenal dengan isitilah kantong kresek terus berlanjut sampai saat ini.

Bali khususnya wilayah Denpasar dengan sangat berani melarang penggunaan kantong plastik sebagai wadah pembawa atau pembungkus belanjaan. Tentunya bukan dengan alasan sekedar gaya gayaan aturan itu diberlakukan. Sampah plastik terus menggunung dan tidak dapat hancur dengan sendirinya dalam proses alami. Jumlah sampah plastik di Bali 10.849,10 m3 per hari. Dan lebih miris lagi 1,2 juta ton per tahun sampah plastik bocor ke laut.

Untuk mengantisipasi hal itu pebisnis mulai menggunakan bahan spongenbound yang dapat didaur ulang dan ramah lingkungan.

Tas spongenbound atau tas furing adalah tas yang berbahan biji plastik Polypropylene. Bahan ini diproduksi melalui proses modern yang dikenal dengan ‘spun dan ‘bonding’ sehingga bahan tersebut dapat didaur ulang.

Kelebihan tas spongenbound adalah :
– lebih tahan lama dibandingkan dengan plastik atau kertas
– dapat dipakai berulang ulang
– ramah lingkungan
– tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
– mudah dibentuk sesuai keinginan

Sekaranglah saatnya dan jangan tunggu nanti untuk peduli dan mencintai lingkungan kita.

Dunia ini bukanlah milik kita tapi merupakan warisan untuk anak cucu kita.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *